Spenza Blog

SMP Negeri 1 Turen Blog

Cerpen Karya Dinda

Posted by Super User
Super User
testing aja ya
User is currently offline
on Saturday, 16 July 2011 in Personal

Namaku  Rafelin Zaskia, panggil aja Zaskia umurku 16 tahun, aku punya adik namanya Revino Putra dia biasa kami panggil Vino dia berumur 6 tahun. Dia anak yang lucu dan nakal. Dia paling lucu kalau waktu ngomong soalnya dia gak bisa bilang R.
Suatu pagi kami sekeluarga makan bersama. Di tengah-tengah makan, “Yah minggu depan kan hari ulang tahun Zaskia, boleh gak ulang tahun Zaskia yang ke17 ini, Zaskia rayain?”, tanya Zaskia. “Hm.. ya ayah ijinin kok”, jawab ayah. Tiba-tiba Vino merengek “Yah Vino juga mau dong dilayain ulang tahunya..” “Duh Vin ulang tahunmu kan masih lama”, jawab Zaskia. “Iya ya Vino kan lupa,kak”, jawab Vino dengan wajah polos.

Namaku  Rafelin Zaskia, panggil aja Zaskia umurku 16 tahun, aku punya adik namanya Revino Putra dia biasa kami panggil Vino dia berumur 6 tahun. Dia anak yang lucu dan nakal. Dia paling lucu kalau waktu ngomong soalnya dia gak bisa bilang R.
Suatu pagi kami sekeluarga makan bersama. Di tengah-tengah makan, “Yah minggu depan kan hari ulang tahun Zaskia, boleh gak ulang tahun Zaskia yang ke17 ini, Zaskia rayain?”, tanya Zaskia. “Hm.. ya ayah ijinin kok”, jawab ayah. Tiba-tiba Vino merengek “Yah Vino juga mau dong dilayain ulang tahunya..” “Duh Vin ulang tahunmu kan masih lama”, jawab Zaskia. “Iya ya Vino kan lupa,kak”, jawab Vino dengan wajah polos.
14 Mei, ya inilah hari yang kutunggu-tunggu. Aku berangkat sekolah dengan hati gembira, di sekolah dan waktu pulang sekolah pun aku bersemangat. Sesampai di rumah aku disambut dengan adikku tersayang, Vino. “Hai kakak”, sapa Vino. “Hai juga anak manis, kamu lagi ngapain?”, tanyaku. “Aku lagi hitung tabunganku untuk beli kado buat kakak.”, jawab Vino “Beneran?”, candaku “Benelan kak… ini kado pertama dan terakhirku lho kak.”, jawab Vino polos “Pertama & Terakhir? Kalo pertama sih emang, kan kamu gak pernah kasih kado ke kakak, tapi kalau yang terakhir? Emang kamu mau kemana? Ke Hongkong?”, candaku “Nanti kakak juga tahu sendili”, jawabnya
Akhirnya acara yang kunanti-nanti datang. Hari ulang tahunku, hari sweet seventeenku. Semua acara berjalan lancar, sampai tiba-tiba masalah itu datang. Vino, dia tidak sengaja menyenggol kue ulang tahunku. Spontan aku langsung marah padanya. “Vino apa yang kamu lakukan?”, tanyaku marah. “Maaf kak aku gak sengaja.”, jawabnya hampir menangis. “Enggak sengaja, Vino kamu bandel banget sih, kakak hukum kamu lebih baik kamu pergi keluar selama pesta ini berlangsung.”, suruhku. “Iya kak”, jawabnya sambil menangis.
Pukul 05.00 acara ulang tahunku selesai. Tiba-tiba aku teringat Vino. “Vino kemana ya, Kok sampek jam segini belum pulang, mungkin aku tadi keterlaluan”, pikirku. Tiba-tiba “Kakak… kakak lihat kelual deh….”, suara Vino. Lalu aku keluar, aku terkejut ada balon di depan pintu yang bertuliskan “Selamat Ulang Tahun Kak Zaskia”. “Vino, ya ampun kakak seneng banget, makasih ya. Dan kakak minta maaf tadi udah buat kamu nangis”, ujarku “Iya kakak”, jawabnya. “Kak sebenernya tadi Vino mau kasih kue, tapi uangnya gak cu…”, Brrraak!
Tiba-tiba suara Vino dari kejauhan terhenti. Sebuah mobil merah telah menyeret Vino sejauh 100 meter. Rasanya seperti mimpi buruk, aku terdiam, terpaku dan tak terasa air mata menetes di pipiku.
“Vino…………”, teriakku
Bunda dan ayahku keluar dari rumah, mereka pun terkejut melihat Vino yang sudah tak bernyawa. Semua orang mengerumuni Vino.
Esoknya Vino di makamkan. Aku tak kuasa menahan air mataku. Saat semua orang telah pulang dari pemakaman aku duduk sendiri di makam Vino. Dalam hati ku berucap “Vino.. apa ini yang kamu bilang kado terakhirmu ?”


BY : RA ADINDA  (8G)


0 votes
Tags: Untagged
Trackback URL for this blog entry

Comments

Please login first in order for you to submit comments